Tips backpacker di Jogja: makan, belanja, dan tempat khas keraton

backpacker-di-jogja.jpg

Mau liburan ala backpacker ke Jogja? Bujet minim tetapi ingin puas keliling Jogja? Supaya bisa seperti itu, perlu menyimak tips backpacker di Jogja ini:

Kemana-mana naik Trans Jogja
Di Jogja, jarak antara satu lokasi ke lokasi lain tidak begitu jauh. Naik Trans Jogja dengan harga Rp. 3.500, para wisatawan sudah bisa berkeliling Jogja. Pembayaran bisa menggunakan uang tunai atau kartu uang digital, seperti BRIZZI (Bank BRI), TapCash (Bank BNI), e-Money (Bank Mandiri) dan Flazz (Bank BCA dan Bank BPD DIY).

Trans Jogja hanya melayani rute dalam kota. Ketika menggunakan moda transportasi ini, pastikan destinasi wisata Jogja tujuan berada di sekitar Jogja Kota. Rute yang dilewati berjumlah 17 rute dengan jam operasi setiap hari mulai pukul 05.30 - 21.30 WIB. 

Makan murah di angkringan, burjo, atau warung makan di sekitar kampus
Mau makan yang enak tapi harga miring? Kala berwisata ke Jogja, biasakan makan di Angkringan atau warung-warung yang letaknya di kawasan kampus. Bila makan di angkringan, menu pilihan yang murah yaitu nasi kucing. Berupa nasi putih yang dibungkus bersama sambal teri atau oseng kacang atau potongan ikan bandeng. Harga per porsi hanya Rp. 2.500 hingga Rp. 4.000. Kalau beruntung, wisatawan dapat menemukan angkringan yang nasinya prasmanan. Bisa lebih kenyang lagi! Selain nasi, di angkringan disediakan pula lauk dan minuman teh, kopi, atau teh jahe.

Selain angkringan, warung meriah lain yaitu burjo, singkatan dari bubur kacang ijo. Di sini, menu makanan yang dijual yaitu nasi telur, nasi sarden, atau nasi sayur saja. Bisa pula pesan mie rebus atau mie goreng. Sama seperti burjo, ada pula lauk dan pilihan minuman. Harga nasi sayur tanpa lauk sebesar Rp. 5.000 hingga Rp. 7.000. Porsi lebih banyak dibanding nasi kucing. 

Terakhir, makan murah bisa didapat di warung-warung dekat kampus. Biasanya, letak warung-warung seperti ini ada di gang-gang sempit dekat kampus. Harga sama seperti burjo, nasi sayur di kisaran Rp. 5.000 hingga Rp. 7.000. Bedanya, wisatawan bisa mengambil sendiri nasi dan sayurnya. Kalau sedang lapar, warung dekat kampus itu pilihan paling tepat! 

Menginap di hotel yang murah
Namanya backpacker, pasti nyari yang murah meriah. Salah satunya soal penginapan. Rekomendasi hotel yang murah, tetapi nyaman yaitu POP! Hotel Timoho. Letaknya di Jl. IPDA Tut Harsono No 11 (Dekat balai kota), Yogyakarta. Dekat dengan Stasiun Lempuyangan dan Mall Ambarukmo Plaza. Menginap di POP! Hotels per malam mulai Rp. 100 ribuan. 

Fasilitas dan layanan di masing-masing kamar yaitu wifi, safe deposit box, air mineral setiap hari, tv kabel dengan saluran mancanegara dan AC. Selain itu, di dalam hotel juga terdapat PITSTOP atau semacam kafe onsite. Saat malam hari ingin membuka laptop, duduk dan pesan minuman di PITSTOP cukup menarik.

Berkunjung ke wisata dalam kota yang tiket masuknya murah
Dari POP! Hotel Timoho lanjut ke tips wisata “hemat” berkunjung ke wisata Jogja. Caranya, pilih destinasi wisata yang tiket masuknya murah. Kalau pakai prinsip ini, maka Candi Borobudur dan Candi Prambanan tidak masuk sebagai destinasi kali ini. Sebagai gantinya, wisatawan dapat berkunjung ke beberapa wisata Jogja yaitu Kraton Jogja, Malioboro, Tebing Breksi, Tamansari Jogja, Hutan Pinus Mangunan, Candi Sambisari, dan Wisata Mata De Trick Eye.

Tiket masuk wisata Jogja di atas mulai dari gratis hingga Rp. 10 ribuan. Sangat murah bukan? Selain itu, kalau mau pergi ke destinasi tersebut, moda transportasi yang digunakan yaitu Trans Jogja. Jadi, ongkos keliling Jogja semakin murah. Khusu Hutan Pinus Mangunan, kendaraan yang dipakai harus berganti dari Trans Jogja ke bus rute wonosari. Wisatawan dapat berganti bus saat tiba di shelter Candi Prambanan.

Beli oleh-oleh makanan enak, tetapi harga terjangkau
Tips beli oleh-oleh khas Jogja itu hanya satu, beli oleh-oleh Jogja di dalam pasar. Yang terdekat dari Malioboro yaitu Pasar Beringharjo. Selain murah, cita rasa makanan pun jauh lebih enak. Wisatawan seringkali melihat penjual oleh-oleh di depan pasar, kalau mengikuti tips kali ini, cobalah untuk masuk ke Pasar Beringharjo. 

Letak penjual jajanan ada di bagian belakang, jadi wisatawan perlu masuk ke dalam pasar supaya bisa menemukan aneka oleh-oleh yang murah dan bisa ditawar. Yang pasti, penjual di dalam pasar lebih “ramah” saat wisatawan bertanya dan menawar. Namun, jangan menawar dengan harga yang sadis. Sewajarnya saja. 

Kalau wisatawan bisa berbahasa jawa alus, gunakan bahasa jawa saat menawar atau berbicara dengan penjual. Umumnya, dengan menggunakan bahasa jawa komunikasi jauh lebih nyaman dan antara penjual dan pembeli pun lebih akrab. Bukan tidak mungkin, wisatawan akan mendapat harga super miring. Letak Pasar Beringharjo hanya sejauh 11 menit perjalanan menggunakan mobil dari POP! Hotels.

Kesimpulan: Tips backpacker di Jogja
Liburan di Jogja dengan bujet minim, apakah bisa? Sangat bisa dong. Ada tips dan trik khusus supaya segala aktivitas selama liburan bisa jauh lebih murah. Di antaranya soal makanan, destinasi wisata, transportasi keliling Jogja, hingga cara membeli oleh-oleh. 

Dan yang tak kalah penting soal penginapan. Pilih penginapan dengan harga per malam mulai Rp. 100 ribuan. Punya fasilitas AC, gratis air mineral, hingga televisi dengan channel mancanegara. Hotel murah di Timoho yang sesuai dengan kriteria tersebut yaitu POP! Hotel Timoho. Pesan sekarang supaya dapat harga terbaik!